“Kami terus mengoptimalkan kehadiran personel di lapangan, terutama pada jam-jam yang dinilai membutuhkan peningkatan kewaspadaan. Patroli dilaksanakan secara mobile dengan menyambangi objek vital, fasilitas publik dan tempat berkumpulnya masyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, keamanan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, pihaknya mengimbau warga untuk selalu meningkatkan kewaspadaan serta bersama-sama menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.
Masyarakat juga diharapkan tidak ragu menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan maupun kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. Informasi dari masyarakat dinilai penting agar petugas dapat melakukan langkah antisipasi maupun penanganan secara cepat dan tepat.
Khusus di pusat aktivitas masyarakat seperti Alun-Alun Lamongan, kehadiran personel kepolisian juga ditujukan untuk memberikan rasa aman kepada warga yang sedang beraktivitas pada malam hari. Pemantauan dilakukan untuk memastikan kegiatan masyarakat berjalan tertib tanpa adanya gangguan yang dapat mengusik kenyamanan pengunjung.
Patroli terhadap perbankan, SPBU dan objek vital lainnya juga menjadi bagian dari langkah kepolisian untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan. Kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala dengan waktu dan sasaran yang disesuaikan berdasarkan perkembangan situasi kamtibmas di wilayah Lamongan Kota.
Selama pelaksanaan Patroli Perintis Presisi tersebut, situasi pada seluruh titik yang menjadi sasaran terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol yang mengganggu keamanan maupun aktivitas masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan preventif melalui patroli dan kehadiran anggota di tengah masyarakat. Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan lingkungan demi terwujudnya Lamongan yang aman dan kondusif,” pungkasnya.





