LAMONGAN, BeritaSiber.com – Polsek Kembangbahu Polres Lamongan meningkatkan kegiatan Patroli Kota Presisi (PKP) Blue Light sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Patroli yang digelar pada Rabu malam, 30 September 2026, tersebut menyasar sejumlah titik rawan di wilayah Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, terutama lokasi yang berpotensi terjadi kejahatan konvensional maupun gesekan antarperguruan silat.

Kapolsek Kembangbahu IPTU Sono, S.H. mengatakan, Patroli Blue Light merupakan salah satu upaya kepolisian untuk menghadirkan personel di tengah masyarakat, khususnya pada malam hingga dini hari. Kehadiran petugas diharapkan mampu mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus mencegah munculnya gangguan kamtibmas.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Patroli kami tingkatkan pada jam-jam yang dinilai rawan dengan menyasar sejumlah lokasi yang membutuhkan kehadiran petugas. Tujuan utamanya adalah mencegah terjadinya tindak kriminalitas serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, termasuk gesekan yang melibatkan kelompok perguruan silat,” ujar IPTU Sono.

Patroli dimulai sekitar pukul 23.40 WIB dan berlangsung hingga selesai. Dua personel Polsek Kembangbahu, yakni AIPTU Yerry W.S. dan AIPDA Fendi Ali H., diterjunkan untuk menyisir sejumlah titik di wilayah hukum Polsek Kembangbahu.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan patroli secara mobile sekaligus berhenti dan bersiaga pada beberapa lokasi yang dinilai memiliki potensi kerawanan. Sasaran patroli antara lain kawasan yang rawan kejahatan konvensional, ruas jalan yang minim penerangan, jalan rusak, serta sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi terjadinya gesekan antaranggota perguruan silat.

Selain melakukan pemantauan, personel juga mengedepankan pendekatan dialogis saat menjumpai masyarakat. Sejumlah pemuda dan warga yang masih berkumpul hingga larut malam diberikan imbauan kamtibmas. Mereka diajak bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu perselisihan.

Petugas juga mengimbau para pemuda yang tidak memiliki kepentingan mendesak untuk segera kembali ke rumah masing-masing. Langkah tersebut dilakukan secara persuasif sebagai bagian dari pencegahan potensi gangguan keamanan pada malam hari.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2