Penyisiran di sepanjang jalur utama yang menghubungkan Kembangbahu, Tikung, hingga Mantup menjadi prioritas utama. Jalur ini merupakan akses vital yang sering dilalui masyarakat, sehingga pemantauan ekstra diperlukan untuk memastikan keamanan para pengguna jalan. Petugas melakukan standby di beberapa titik strategis yang diidentifikasi sebagai lokasi rawan gesekan kelompok massa.
Selain memantau situasi fisik di lapangan, petugas juga terus memberikan edukasi mengenai kewaspadaan terhadap pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Warga diminta untuk tetap memarkir kendaraan di tempat yang aman dan menggunakan kunci ganda sebagai langkah preventif paling dasar.
Hingga berakhirnya patroli pada Minggu dini hari, situasi di seluruh wilayah hukum Polsek Kembangbahu dilaporkan aman, lancar, dan terkendali. Tidak ditemukan adanya laporan gesekan fisik maupun aksi kriminalitas menonjol selama kegiatan berlangsung.
Keberhasilan operasi ini merupakan bukti dedikasi Polsek Kembangbahu dalam mendukung semangat “Ayo Jogo Lamongan”. Kepolisian terus berkomitmen untuk hadir kapan pun dibutuhkan, memastikan bahwa setiap warga dapat beristirahat dengan tenang di rumah tanpa rasa takut. Polsek Kembangbahu juga mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dengan aparat dengan tetap menjaga kerukunan antarwarga serta tidak mudah terpecah belah oleh kepentingan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.





