Ia juga menekankan bahwa seluruh kader Muslimat NU dan Ansor Sambeng merupakan penerus estafet kepemimpinan MWC NU Sambeng.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Muslimat dan Ansor harus menjadi yang terbaik, fastabiqul khairat, dan menjadi contoh bagi banom lain di Kecamatan Sambeng,” tambahnya.

Diwakili oleh sekretaris PC Muslimat NU Lamongan Hj. Nurhayati, menyoroti pentingnya peran pemuda. “Jika pemudanya baik, maka segala urusan akan berjalan baik pula,” ujarnya, sembari memberikan motivasi kepada kader Ansor.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Camat Sambeng, Syam Teguh Wahono, menyampaikan dukungan penuh jajaran forkopimcam terhadap program PAC GP Ansor Sambeng. Ia mengapresiasi lahirnya Rumah Belajar Ansor karena dinilai mampu meningkatkan prestasi pelajar Sambeng.

“Kami sangat mendukung langkah ini karena dapat membantu pembelajaran di sekolah dan mendorong anak-anak meraih cita-cita lebih tinggi,” ucapnya.

Ketua Kaderisasi PW GP Ansor Jatim, Syamsul Mashudi, menyampaikan pesan penting tentang kaderisasi dalam organisasi. Mengutip KH Ali Maksum Lasem, ia menegaskan bahwa jamiyah itu penting, tetapi proses kaderisasi adalah yang paling utama.

“Kaderisasi adalah roh dan jantung organisasi. Tidak boleh dilewatkan oleh siapapun,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa GP Ansor merupakan organisasi yang terstruktur dan wajib patuh pada keputusan Nahdlatul Ulama.

“Hitam kata NU, maka GP Ansor harus hitam. Putih kata NU, maka Ansor harus putih,” tegasnya.

Pelantikan serentak ini tidak hanya menjadi agenda formal organisasi, tetapi juga menjadi penanda kebangkitan gerakan Muslimat NU dan Ansor Sambeng melalui program-program nyata di bidang pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.(hen)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2