Sambil menikmati kuliner, mata juga dimanjakan dengan pemandangan bernuansa hijau dedaunan di setiap sudut memandang dan menambah perasaan santai. Sebab letak warung belut Pak Edi ini berada di tengah persawahan yang membuat para pelanggan ketagihan untuk selalu kembali.

Belut Blukutuk Pak Edi menjadi primadona pecinta kuliner pedas, tidak hanya warga Bojonegoro sendiri melainkan dari daerah lain juga berdatangan menikmati maknyus nya citarasa kuliner Belut Blukutuk Pak Edi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Seperti diungkapkan Ridwan, salah satu pecinta kuliner yang datang ke warung Pak Edi menuturkan, ia sengaja menyempatkan waktu untuk menyicipi kembali Belut Blukutuk Pak Edi karena rasanya yang khas.

Ia datang jauh-jauh dari Kabupaten Nganjuk bersama dua orang temannya untuk mencicipi kuliner belut tersebut, sekaligus menyambangi keluarganya yang ada di Kecamatan Kanor.

“Awal tahun ini pertama saya mencicipi belut blukutuk ini diajak saudara. Dan ini kembali lagi ngajak teman-teman sekaligus silaturahmi mumpung masih syawal,” ungkapnya.

Sementara itu, Dian seorang teman Ridwan dan baru kali pertama mencicipi Belut Blukutuk mengatakan, cita rasa belut ini sesuai dengan seleranya yakni pedas dan gurih. Selain itu harganya juga sesuai kantong. Yakni dengan Rp 24.000 sudah mendapatkan menu paket.

“Untung pas ke sini warungnya buka. Soalnya dari Nganjuk saya sudah diiming-imingi makan di Bojonegoro, yang katanya makanannya enak-enak. Kalau dinilai sih sembilan per sepuluh untuk Belut Pak Edi ini. Menurut saya memang enak,” pungkas Dian.

Untung pas ke sini warungnya buka. Soalnya

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2