Selama prosesi seleksi yang telah berlangsung sejak bulan Februari calon Paskibra Lamongan diuji melalui serangkaian seleksi parade mulai dari seleksi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelejensi Umum (TIU), seleksi Peraturan Baris Berbaris (PBB), seleksi Kesamaptaan dan seleksi kepribadian.
Bupati Yes meminta, ilmu yang telah diperlajari dan diperoleh khsusunya Pancasila dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Pengukuhan ini bermakna para peserta latihan pengibar bendera dengan ikhlas dan berani, diukur oleh masyarakat dengan tolok ukur apakah sesuai antara perkataan dan perbuatan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.(bs).
Editor : Achmad Bisri
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.com





