Menurutnya, BBM memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat, kegiatan transportasi, distribusi barang, hingga keberlangsungan aktivitas ekonomi. Gangguan pasokan maupun distribusi di suatu wilayah dapat menimbulkan dampak yang lebih luas apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat.

Sebagai anggota Komisi VI DPR RI yang memiliki lingkup tugas terkait BUMN, perdagangan, dan investasi, Khilmi menegaskan pentingnya pengawasan terhadap kinerja Pertamina dalam menjaga ketahanan pasokan energi nasional.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ia mendorong agar koordinasi antara pemerintah, Pertamina, dan pihak terkait terus diperkuat, terutama dalam mengantisipasi potensi gangguan distribusi di daerah. Ketersediaan stok di tingkat nasional, menurutnya, perlu didukung penyaluran yang efektif agar BBM benar-benar dapat diakses masyarakat sesuai kebutuhan.

Selain menjaga distribusi, Khilmi juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi kepada publik. Informasi yang akurat, jelas, dan disampaikan tepat waktu diperlukan untuk menjawab keresahan masyarakat sekaligus mencegah berkembangnya kabar simpang siur.

Masyarakat pun diimbau untuk memeriksa kebenaran informasi melalui saluran resmi pemerintah dan Pertamina sebelum menyebarkannya lebih lanjut. Langkah tersebut dinilai penting agar informasi yang belum terverifikasi tidak memicu kepanikan maupun pembelian BBM secara berlebihan.

Khilmi berharap ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi BBM terus terjaga sehingga aktivitas masyarakat dan perekonomian tidak terganggu. Ia juga meminta seluruh pihak mengedepankan komunikasi yang transparan serta langkah antisipatif untuk menjaga kepercayaan publik terhadap ketersediaan energi nasional.

“Yang terpenting adalah distribusi dijaga dan informasi kepada masyarakat disampaikan secara terbuka agar tidak muncul kepanikan,” pungkasnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2