BERITASIBER.COM | TRENGGALEK – Berbekal keprihatinannya melihat kebutuhan pokok pangan yang tidak menentu harganya, Ketua TP PKK Trenggalek berkomitmen mendorong kemandirian pangan warganya di Trenggalek. Merangkap sebagai anggota DPR RI Dapil VII Jatim tentunya penggiat perempuan itu merasa prihatin akan kondisi ini.
Menurutnya miris mendengar harga cabai baru-baru ini mencapai Rp. 100 ribu lebih. Mungkin saat ini masih terbeli, namun bila terus menerus, kemudian harga kebutuhan lain naik maka daya beli masyarakat tidak akan menjangkau.
Kondisi ini menjadikan Ketua TP PKK itu segera merapatkan barisan Pokja-Pokja PKKnya. Dari hasil diskusi panjang maka lahirlah program PKK Pangan Bergizi atau gerakan pangan lestari PKK.
Berbagai bibit sayur dan buah dibagikan dengan harapan mendorong masyarakat bisa memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk menciptakan kemandirian pangan sendiri.
Utamanya bibit cabe yang kadang harganya tidak menentu, apalagi hampir semua makan membutuhkan bahan makanan ini. Kemudian selain buah dan sayur, benih ikan juga dibagikan dengan harapan menambah pemenuhan gizi keluarga.
“Menghadapi tantangan kedepan biar lebih tangguh. Untuk itu saya bagikan benih benih cabai. Mohon dijaga dengan baik,” ungkap anggota DPR RI komisi VII itu, Sabtu (8/3/2025).
Masih menurut founders UPRINTIS Indonesia itu, “targetnya setiap rumah di desa-desa bisa mandiri pangan. Selanjutnya kita punya tabungan sayur mayur di pekarangan kita sendiri. Bahkan harapannya bila dilakukan bersama-sama bisa menjadi supplier untuk kota tetangga.





