Keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan menjadi salah satu upaya strategis pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan ekonomi. Selain memberikan kesempatan belajar, sistem pendidikan berasrama juga diharapkan mampu mendukung pembentukan karakter, kedisiplinan, serta kemandirian peserta didik.

Dalam kegiatan konsultasi publik tersebut hadir Camat Lamongan Achmad Kurniawan, S.STP., M.Si., Kapolsek Lamongan Kota Kompol Beni Ulang Setiawan, S.Pd., M.A.P., Danramil 0812/01 Kota Mayor Kav. Sumadji, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum (PU), serta instansi terkait lainnya. Hadir pula perwakilan Kelurahan Sidoharjo dan Kelurahan Tlogoanyar, jajaran Pemerintah Kecamatan Lamongan, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan bahwa aspek keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjadi salah satu perhatian dalam persiapan pembangunan tersebut. Terlebih, aktivitas pembangunan nantinya berpotensi meningkatkan mobilitas kendaraan proyek maupun aktivitas pekerja di sekitar lokasi.

Oleh karena itu, koordinasi lintas sektor diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kepadatan arus lalu lintas, gangguan terhadap aktivitas warga, serta dampak lingkungan yang mungkin muncul selama proses pembangunan berlangsung.

Pihaknya juga berharap masyarakat di sekitar lokasi dapat turut berpartisipasi memberikan masukan dan mendukung program pembangunan tersebut. Dengan komunikasi yang terbuka antara pemerintah, aparat keamanan, instansi teknis, dan masyarakat, berbagai potensi kendala diharapkan dapat diantisipasi lebih awal.

“Prinsipnya, kami ingin pembangunan Sekolah Rakyat ini nantinya dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Kami akan terus bersinergi dengan Forkopimcam, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, termasuk dampak lalu lintas dan lingkungan. Harapannya, pembangunan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Lamongan,” pungkasnya.

Melalui konsultasi publik ini, Forkopimcam Lamongan bersama instansi terkait menunjukkan komitmen untuk mendukung rencana pembangunan Sekolah Rakyat melalui persiapan yang terkoordinasi. Program tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sarana peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi generasi muda Lamongan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2