Menurutnya, penggunaan jari di media sosial bisa membawa kebaikan sekaligus keburukan.

“Jari kita bisa membawa barokah kalau dipakai menulis hal-hal positif, tapi sebaliknya bisa membawa petaka jika digunakan untuk menyebar ujaran kebencian atau informasi negatif,” tegasnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dengan pendekatan humanis, kegiatan Binluh ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat, baik anak-anak maupun orang tua, tentang pentingnya disiplin berlalu lintas, anti-bullying, serta literasi digital yang sehat.

Polsek Solokuro berkomitmen terus menghadirkan program-program edukatif di tengah masyarakat untuk menciptakan keamanan, ketertiban, dan keharmonisan sosial di wilayah Lamongan.(Bs).

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2