Ghofur menjelaskan, perpindahan dari Madinah ke Makkah menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan ibadah haji. Setelah berada di Makkah, para jemaah akan mempersiapkan diri untuk menjalankan rangkaian ibadah inti, termasuk umrah wajib, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, hingga tawaf ifadah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ia mengatakan kondisi jemaah secara umum dalam keadaan baik. Pendamping dan petugas haji terus melakukan pemantauan kesehatan serta memberikan pelayanan maksimal guna memastikan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan nyaman.

“Faktor cuaca panas di Arab Saudi juga menjadi perhatian khusus sehingga para jemaah diimbau menjaga kondisi tubuh, memperbanyak konsumsi air putih, serta mengatur aktivitas fisik,” imbuhnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sementara itu keluarga jemaah di Lamongan pun terus mengirimkan doa dan dukungan agar para tamu Allah diberikan kelancaran selama berada di Tanah Suci. Harapan terbesar masyarakat adalah seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah dengan sempurna dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta memperoleh predikat haji yang mabrur.

“Semoga seluruh jemaah selalu diberikan kesehatan, kekuatan, kemudahan dalam beribadah, serta menjadi haji dan hajjah yang mabrur. Aamiin,” ungkap salah satu keluarga jemaah di Lamongan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2