BERITASIBER.COM | SURABAYA – Menjelang puncak arus balik Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya terus memperkuat kesiapan layanan dan operasional guna mengantisipasi lonjakan penumpang.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Berdasarkan data terbaru per Senin, 23 Maret 2026, tren pergerakan masyarakat yang kembali ke kota-kota tujuan mulai menunjukkan peningkatan signifikan.

Pada hari tersebut, jumlah penumpang kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya diproyeksikan mencapai lebih dari 50 ribu orang. Rinciannya, sekitar 27 ribu penumpang tercatat datang, sementara lebih dari 22 ribu lainnya berangkat. Angka ini diperkirakan masih akan bertambah hingga akhir hari, seiring dengan jadwal perjalanan kereta api yang masih berlangsung.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Tingginya mobilitas ini menjadi indikator kuat dimulainya fase arus balik setelah masyarakat merayakan Hari Raya Idulfitri di kampung halaman. Sejumlah stasiun utama di wilayah Daop 8 pun mengalami peningkatan aktivitas penumpang, di antaranya Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Surabaya Pasarturi, serta Stasiun Malang yang menjadi titik konsentrasi pergerakan penumpang.

Secara kumulatif, selama periode Angkutan Lebaran yang berlangsung sejak 11 hingga 23 Maret 2026, KAI Daop 8 Surabaya telah melayani lebih dari 576 ribu penumpang. Jumlah tersebut terdiri dari sekitar 314 ribu penumpang berangkat dan 262 ribu penumpang datang. Tingginya angka ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api yang dinilai aman, nyaman, dan tepat waktu.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipasi guna menghadapi puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2