Selain memberikan akses pemeriksaan, kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok lanjut usia yang membutuhkan pemantauan kondisi kesehatan secara lebih teratur.
Menurut Agus, masyarakat, terutama para lansia, perlu semakin memahami pentingnya menjaga pola makan dan menyesuaikan kebiasaan sehari-hari dengan kondisi kesehatannya. Pemeriksaan berkala dapat membantu mereka mengetahui kondisi tubuh sekaligus menjadi bahan untuk menentukan langkah selanjutnya apabila ditemukan faktor risiko tertentu.
Kesadaran menjaga kesehatan, lanjut dia, tidak cukup hanya muncul ketika seseorang mengalami sakit. Kebiasaan hidup sehat perlu dibangun secara konsisten, mulai menjaga pola makan, aktivitas fisik hingga melakukan pemeriksaan kesehatan sesuai kebutuhan.
Kegiatan yang digelar di sembilan kecamatan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dengan elemen masyarakat dalam memperluas jangkauan program kesehatan. Organisasi kemasyarakatan yang memiliki jaringan hingga tingkat lokal dapat berperan membantu sosialisasi sekaligus menggerakkan masyarakat untuk mengikuti program yang disediakan pemerintah.
Dengan pola tersebut, pelayanan kesehatan diharapkan semakin dekat dan dapat menjangkau lebih banyak warga, termasuk masyarakat yang selama ini belum terbiasa melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Agus mengatakan kesehatan memiliki arti penting dalam menunjang aktivitas masyarakat, baik dalam bekerja, berinteraksi sosial maupun menjalankan kegiatan keagamaan.
“Kesehatan adalah aset utama. Dengan tubuh yang sehat dan prima, kami berharap seluruh warga dapat lebih lancar dan khusyuk dalam menjalankan ibadah,” ucap Agus.
DPD LDII Lamongan berharap pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. Kesadaran yang muncul setelah mengikuti pemeriksaan diharapkan dilanjutkan dengan perubahan perilaku menuju pola hidup yang lebih sehat.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bahwa pencegahan memiliki peran penting dalam menjaga kualitas hidup. Dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih awal, masyarakat diharapkan dapat mengambil langkah yang tepat untuk mempertahankan maupun meningkatkan kesehatannya.
Melalui kolaborasi DPD LDII Lamongan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, pelaksanaan CKG di sembilan kecamatan itu menjadi salah satu upaya membawa program kesehatan lebih dekat ke tengah komunitas.
“Dengan sekitar 2.800 peserta dalam pelaksanaan serentak, kegiatan tersebut diharapkan ikut memperluas cakupan pemeriksaan sekaligus menumbuhkan budaya deteksi dini dan kepedulian terhadap kesehatan di tengah masyarakat Lamongan,” pungkasnya.





