BERITASIBER.COM | SERANG — Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Tahun ini, HPN menorehkan catatan penting dalam sejarah pers Indonesia dengan dimulainya pembangunan Museum Media Siber Indonesia di Kota Serang. Peletakan batu pertama yang berlangsung khidmat itu menjadi simbol komitmen kuat dalam mendokumentasikan perjalanan serta kontribusi pers digital di Tanah Air.
Prosesi peletakan batu pertama dihadiri Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Wakil Gubernur Banten, unsur Dewan Pers, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Banten, para ketua SMSI provinsi se-Indonesia, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan besarnya dukungan terhadap pembangunan museum yang akan menjadi pusat literasi dan dokumentasi pers siber nasional.
Ketua Umum SMSI menegaskan bahwa Museum Media Siber Indonesia merupakan legacy nasional dari pelaksanaan HPN 2026. Menurutnya, museum ini bukan hanya bangunan fisik, tetapi simbol penghargaan terhadap peran strategis pers siber dalam mengawal demokrasi, membangun literasi publik, serta menyebarkan informasi yang akurat dan bertanggung jawab.
“Pers siber telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat modern. Museum ini kami persembahkan sebagai ruang memori kolektif sekaligus pusat edukasi untuk generasi jurnalis masa depan,” ujarnya, Sabtu (14/2/2026).
Wakil Gubernur Banten menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Banten terhadap pembangunan museum tersebut. Ia menilai kehadiran Museum Media Siber Indonesia akan memberikan nilai tambah bagi Banten, tidak hanya sebagai pusat kegiatan pers nasional, tetapi juga sebagai destinasi edukasi dan sejarah.





