“Kami menekankan keseimbangan permainan. Bertahan dengan rapi, lalu menyerang secara efektif. Kondisi pemain yang terbatas membuat kami harus bermain lebih cermat,” jelasnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Salah satu pemain Gresik United, Risky Muhammad, menilai kemenangan tersebut lahir dari kekompakan tim dan komunikasi yang terjaga di atas lapangan. Ia menyebut seluruh pemain menjalankan peran masing-masing dengan baik.

“Semua pemain fight dan saling menutup kekurangan. Komunikasi di lini belakang berjalan bagus, sehingga kami bisa meredam serangan lawan,” kata Risky.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Menurutnya, kebersamaan yang dibangun sebelum pertandingan turut berpengaruh besar terhadap performa tim. Dukungan pemain senior disebut menjadi faktor penting dalam membangkitkan semangat pemain muda.

“Kami saling menguatkan dan percaya satu sama lain. Itu terlihat saat pertandingan,” tambahnya.

Hasil ini membawa Gresik United kembali bersaing di klasemen sementara grup Liga 3 Nusantara. Selanjutnya, Laskar Joko Samudro dijadwalkan menghadapi Persebata Lembata pada 30 Desember 2025 di Lapangan Thor, Surabaya, dalam upaya melanjutkan tren positif.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2