Ia berharap, dengan memenuhi gizi pada masa pertumbuhan awal dapat menanggulangi adanya stunting pada balita. Sehingga dapat mempengaruhi perkembangan fisik dan kognitif anak hingga dewasa.
Saat ditemui usai melaunching aplikasi PPGB, Penjabat Wali Kota Yogyakarta Sugeng Purwanto mengapresiasi dan mendukung penuh aplikasi PPGB yang merupakan bagian dari program PANDU SAGITA khususnya sebagai upaya penurunan stunting di Kota Yogyakarta.
Selain itu, harapannya pelayanan kesehatan yang diberikan pemerintah ini dapat mengkondisikan kesehatan mulai dari ibu mengandung hingga umur balita 5 tahun.
“Pelayanan kesehatan balita baik dari kandungan hingga lahir harus dilakukan secara masif. Pemerintah bersama masyarakat bisa memaksimalkan aplikasi PPGB ini,” katanya.
Dengan aplikasi PPGB, penyuluhan dan sosialisasi yang dilakukan sebelumnya memakan waktu dan tenaga dan akurasi yg dipertanyakan. Maka kini dapat memberikan pelayanan di masyarakat secara cepat, tepat, dan akurat.
Sugeng menambahkan, saat ini angka stunting memang belum sesuai dengan yang diharapkan Nasional. Namun angka stunting di Kota Yogyakarta ini sangat kecil dibandingkan kota lainnya yang berada di angka 2,6 persen.
“Harapannya, dengan upaya yang dilakukan ini kesehatan balita terkondisi dengan baik. Sehingga dengan tiga bulan pemantauan stunting yang dilaksanakan ini, akan dapat kita kejar dan diimplementasikan kegiatannya. Dengan harapan, dapat menjadikan generasi yang sehat, pandai dan agamis,” tutupnya. (Wir)
Editor : Achmad Bisri
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.com





