Ia juga menyoroti pentingnya peran kawasan hutan sebagai penyangga kehidupan, mulai dari pengendali iklim, penyedia sumber air, hingga pelindung keanekaragaman hayati. Kerusakan hutan, lanjutnya, dapat memicu berbagai bencana ekologis seperti banjir, tanah longsor, dan krisis air bersih yang dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat.
AHY mengapresiasi inisiatif PP IKA SKMA yang menggabungkan kegiatan olahraga dengan aksi nyata pelestarian lingkungan. Menurutnya, kegiatan semacam ini tidak hanya meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya gaya hidup sehat, tetapi juga menumbuhkan kepedulian kolektif terhadap alam.
“Kegiatan hari ini menunjukkan bahwa menjaga lingkungan bisa dilakukan dengan cara yang positif, inklusif, dan melibatkan masyarakat luas. Ini adalah contoh baik yang perlu terus diperluas,” tambahnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor. Hadir pula Ketua Umum PP IKA SKMA Irwan Fecho, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan SDM Kehutanan Kementerian Kehutanan Kusdamayanti, serta keluarga besar alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas dan masyarakat Kabupaten Bogor.
Dalam kesempatan yang sama, AHY didampingi oleh Staf Khusus Menko Jovan Latuconsina dan Sigit Raditya, serta Tenaga Ahli Menko Ahmad Khoirul Umam. Pemerintah berharap sinergi antara pemerintah pusat, daerah, komunitas alumni, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna mewujudkan pembangunan nasional yang inklusif, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.






