“Jangan menunggu sampai merasa sangat haus baru minum. Ketika bekerja di bawah cuaca panas, upayakan kebutuhan cairan tetap tercukupi. Apabila kondisi tubuh sudah tidak memungkinkan untuk melanjutkan pekerjaan, segera beristirahat di tempat yang teduh,” ujarnya.
Polsek Deket juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai gejala gangguan kesehatan akibat panas, termasuk heatstroke. Apabila seseorang mengalami kondisi seperti tubuh terasa sangat panas, pusing, lemas, mual, kebingungan, penurunan kesadaran atau keluhan berat lainnya setelah terpapar panas, warga di sekitarnya diminta segera mencari pertolongan medis.
Menurut Khusen, keselamatan dalam bekerja harus menjadi prioritas, termasuk ketika masyarakat sedang mengejar penyelesaian proses panen. Aktivitas pekerjaan sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan fisik dan kondisi lingkungan sehingga tidak menimbulkan risiko yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Selain faktor cuaca, petani yang menggunakan alat maupun mesin pertanian juga diminta tetap berhati-hati. Peralatan harus digunakan sesuai fungsi dan prosedur keselamatan untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja selama proses panen berlangsung.
Kepolisian, lanjut Khusen, tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Personel yang berada di lapangan juga diharapkan aktif menyampaikan pesan keselamatan dan memberikan imbauan kepada warga sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat.
Polsek Deket berharap kepedulian terhadap keselamatan kerja dapat terus ditingkatkan, terutama di kalangan masyarakat yang banyak beraktivitas di area persawahan dan ruang terbuka. Warga juga diharapkan saling mengingatkan apabila melihat anggota keluarga, rekan kerja maupun petani lainnya mengalami kelelahan atau menunjukkan tanda-tanda gangguan kesehatan.
“Kami mengajak masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam bekerja. Bagi yang sedang panen atau beraktivitas di bawah terik matahari, bawalah air minum yang cukup, luangkan waktu untuk beristirahat dan jangan memaksakan kondisi tubuh. Pekerjaan memang penting, tetapi kesehatan dan keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama,” pungkasnya.





