LAMONGAN, BeritaSiber.com – Polsek Kembangbahu Polres Lamongan meningkatkan kegiatan Patroli Kota Presisi (PKP) dengan menyasar sejumlah objek vital dan pusat aktivitas masyarakat sebagai langkah pencegahan terhadap tindak kriminalitas 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Patroli dilaksanakan di sejumlah titik strategis wilayah Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, Jumat (25/9/2026) mulai pukul 10.00 WIB.
Kapolsek Kembangbahu IPTU Sono, S.H. mengatakan, patroli objek vital merupakan salah satu langkah preventif kepolisian untuk mempersempit peluang terjadinya tindak kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Kehadiran personel di lokasi yang memiliki aktivitas dan mobilitas masyarakat cukup tinggi diharapkan mampu mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Patroli objek vital kami tingkatkan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi tindak kriminalitas, khususnya 3C. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kewaspadaan petugas maupun karyawan yang berada di objek vital,” ujar IPTU Sono.
Dalam kegiatan tersebut, patroli dilaksanakan oleh AIPTU Mustar dan AIPDA Kujianto. Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran meliputi minimarket di wilayah Kembangbahu, SPBU Pelang Kembangbahu serta BRI Unit Kembangbahu.
Personel melakukan pemantauan situasi di sekitar objek vital sekaligus melaksanakan pengamanan secara terbuka. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan aktivitas masyarakat maupun pelayanan di masing-masing lokasi dapat berlangsung dengan aman dan tertib.
Selain melakukan pemantauan, anggota Polsek Kembangbahu juga berkoordinasi dengan petugas keamanan serta karyawan di lokasi yang dikunjungi. Komunikasi tersebut difokuskan pada upaya mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas dan meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas maupun orang yang dinilai mencurigakan.
Menurut Kapolsek, koordinasi dengan petugas keamanan dan karyawan menjadi bagian penting dalam sistem pencegahan kejahatan. Mereka yang setiap hari berada di lingkungan objek vital dinilai memiliki peran strategis untuk mengenali kondisi maupun aktivitas yang tidak biasa di sekitar tempat kerja.
“Kami mengingatkan petugas keamanan dan karyawan agar tidak lengah, terutama pada waktu-waktu aktivitas masyarakat meningkat. Pengawasan terhadap lingkungan sekitar harus terus dilakukan dan apabila menemukan sesuatu yang mencurigakan agar segera berkoordinasi dengan kepolisian,” jelasnya.





