LAMONGAN, BeritaSiber.com – Polsek Lamongan Kota, Polres Lamongan, mengintensifkan Patroli Kota Presisi (PKP) pada malam hari sebagai langkah preventif untuk mencegah tindak kriminalitas dan menjaga keamanan wilayah. Patroli yang dilaksanakan Sabtu (3/10/2026) malam tersebut menyasar sejumlah objek vital dan lokasi strategis, di antaranya SPBU Karanglangit, Hotel Bougenvile, serta BRI Unit Kota Lamongan.
Kapolsek Lamongan Kota Kompol Beni Ulang Setiawan, S.Pd., M.A.P. mengatakan, patroli malam merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya tindak kejahatan 3C yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
“Patroli Kota Presisi kami laksanakan secara rutin dan ditingkatkan terutama pada jam-jam yang dinilai rawan. Sasaran kami antara lain objek vital, kawasan pertokoan, perbankan, SPBU, perhotelan, permukiman serta lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat,” ujar Kompol Beni Ulang Setiawan.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 22.00 WIB dengan melibatkan personel jaga Polsek Lamongan Kota. Personel yang melaksanakan patroli yakni Aiptu Andy Bagas S. selaku Ps. Kasi Humas dan Aipda Agus Susanto selaku Ps. Panit 2 Samapta. Petugas menggunakan kendaraan dinas Mitsubishi Sedan Lancer 14.02 untuk melakukan mobilitas patroli dari satu lokasi ke lokasi lainnya.
Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemantauan situasi di sekitar SPBU Karanglangit sebagai salah satu lokasi pelayanan publik yang masih memiliki aktivitas pada malam hari. Patroli kemudian menyasar Hotel Bougenvile dan BRI Unit Kota Lamongan untuk memastikan keamanan lingkungan di sekitar objek tersebut tetap terjaga.
Kapolsek menjelaskan, kehadiran anggota kepolisian secara langsung di lapangan diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan. Patroli juga menjadi salah satu bentuk pelayanan kepolisian dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya pada malam hingga dini hari.
“Upaya pencegahan harus terus dilakukan. Kehadiran anggota di titik-titik strategis diharapkan memberikan efek preventif terhadap pihak-pihak yang berniat melakukan tindak kriminal sekaligus meningkatkan rasa aman bagi masyarakat,” jelasnya.





