“Pemeriksaan gigi sebaiknya tidak hanya dilakukan ketika sudah muncul rasa sakit. Upaya pencegahan dan pemeriksaan rutin sangat penting agar masalah pada gigi dan mulut dapat diketahui serta ditangani sejak awal,” jelasnya.
Pendekatan melalui karakter Peri Gigi juga menjadi salah satu cara untuk mengenalkan dunia kesehatan gigi kepada anak-anak dengan suasana menyenangkan.
Melalui interaksi tersebut, PDGI Lamongan ingin menumbuhkan persepsi positif bahwa datang ke dokter gigi bukan sesuatu yang harus ditakuti. Anak-anak justru perlu dikenalkan dengan pemeriksaan gigi sejak dini agar terbiasa menjaga kesehatan rongga mulut.
Upaya tersebut dinilai penting karena gangguan kesehatan gigi dan mulut dapat berdampak terhadap aktivitas sehari-hari. Masalah seperti gigi berlubang, radang gusi, penumpukan karang gigi hingga infeksi rongga mulut bukan hanya menimbulkan rasa tidak nyaman.
Pada anak-anak, sakit gigi dapat mengganggu waktu belajar, kualitas tidur hingga pola makan. Kondisi tersebut juga berpotensi memengaruhi aktivitas dan tumbuh kembang anak apabila tidak mendapatkan perhatian.
“Karena itu, momentum HKGN yang diperingati setiap 12 September diharapkan menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tidak mengabaikan kesehatan gigi dan mulut,” ungkapnya.
Keterlibatan PDGI Lamongan dalam Lamongan Night Carnaval sekaligus menunjukkan bahwa kampanye kesehatan dapat dikolaborasikan dengan kegiatan seni, budaya dan hiburan masyarakat.
Di tengah parade dan kemeriahan karnaval, pesan kesehatan disampaikan dengan pendekatan yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat. Cara tersebut diharapkan membuat edukasi tidak terasa kaku dan lebih mudah diingat, terutama oleh anak-anak.
PDGI Lamongan berharap kampanye yang dilakukan bertepatan dengan HKGN 2026 itu tidak berhenti sebatas kegiatan seremonial. Kebiasaan menjaga kesehatan gigi diharapkan dapat diterapkan secara konsisten di lingkungan keluarga.
“Harapan kami, kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran bahwa kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan tubuh secara keseluruhan. Mari bersama-sama mewujudkan masyarakat Lamongan yang sehat dengan senyum yang kuat dan terawat,” pungkas drg. Indah.





