Komoditas unggulan yang menembus pasar internasional antara lain: ikan, udang, kayu, barang dari kayu, kain tenun khas Lamongan, pupuk, pakan ternak, makanan dan minuman olahan, hingga perabot rumah tangga dan penerangan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Produk-produk tersebut kini telah merambah pasar Amerika Serikat, Jepang, China, Australia, Inggris, Turki, Jerman, India, Hongkong, dan sejumlah negara lainnya.

“Capaian ekspor Kabupaten Lamongan menunjukkan bahwa kita masih cukup tangguh dalam menghadapi ketidakpastian pasar global. Harapannya, di tahun ini kita bisa mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut,” tutur Bupati Yuhronur Efendi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam upaya memperkuat daya saing ekspor, Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus berinovasi dan berkolaborasi.

Beberapa langkah strategis yang telah dijalankan antara lain:

  • Kerjasama lintas OPD untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi ekspor daerah.
  • Program Klinik Ekspor bersama KPPBC Gresik, guna membantu UMKM memahami prosedur dan standar ekspor.
  • Business Matching dengan berbagai negara mitra untuk memperluas pasar produk lokal.
  • Kolaborasi dengan Export Center Surabaya (ECS) dalam fasilitasi layanan Inarxport dan pelatihan bagi pelaku UMKM.

Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat mendorong lebih banyak pelaku usaha Lamongan untuk menembus pasar internasional serta memperkuat posisi Lamongan sebagai salah satu daerah penopang ekspor Jawa Timur dan Indonesia.(Bs).

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2