Disamping adanya kontribusi tersebut, Ariyanto menjelaskan terdapat beberapa tantangan yang dihadapi.
“Sedangkan tantangannya adalah kurangnya informasi. Pelajar luar daerah mungkin tidak memiliki cukup informasi tentang UMKM lokal. Aksesibilitas, beberapa UMKM mungkin sulit diakses oleh pelajar luar daerah, terutama bagi mereka yang tidak memiliki kendaraan pribadi. Fasilitas, beberapa UMKM mungkin tidak memiliki fasilitas yang memadai untuk menampung wisatawan pelajar,” papar Ariyanto yang juga pelaku Pariwisata Yogya itu.
Sedangkan solusi kata Ariyanto, pemerintah dan pelaku industri pariwisata dapat bekerja sama untuk menyediakan informasi yang lebih mudah diakses tentang UMKM lokal kepada pelajar luar daerah.
Meningkatkan aksesibilitas UMKM local, dengan menyediakan transportasi publik yang lebih mudah dan terjangkau. Membantu UMKM lokal untuk meningkatkan fasilitas dan layanan mereka agar lebih ramah wisatawan pelajar.
“Wisata pelajar luar Yogyakarta memiliki potensi yang besar untuk memberikan kontribusi positif bagi UMKM di Yogyakarta. Dengan kerjasama dari berbagai pihak, kontribusi ini dapat dimaksimalkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Ariyanto.
Pada seminar tersebut bertindak sebagai moderator, Dr. Sarbini, M.Phil, Dr. Ronny Sugiantoro, MM. CHE. Sedangkan narasumber adalah, Ketua STIPRAM, Dr. Suhendroyono, SH.MM., Manajemen Resiko Transportasi dibawakan oleh Prof. Dr. Ir. Sugiarto, M.Sc., pembahasan tentang Kinerja Pelayanan Transportasi, dibawakan oleh Prof. Dr. Jr. Sonny Heru Priyanto, MM., Strategi Persaingan Bisnis dan Transportasi dibawakan oleh Prof. Tonny Hendratono, SS.MM.CHE.
Hadir juga narasumber dari Pemerintah seperti, Kepala Dinas Perhubungan DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, ST.MT., membahas tentang regulasi transportasi pariwisata, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY, Dr. Didik Wardaya, SE.M.Pd., membahas tentang konsep pariwisata pelajar, dan Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo, SH.M.Ed., sebagai pemateri kekuatan segmen pasar wisata pelajar dan dampak PAD.
Ir. V. Hantoro, GG Transport hadir membahas besaran pasar wisata pelajar dan keberanian bersaing. Arief Neo Hotel Malioboro membahas kekuatan pasar domestic / wisatawan nusantara. Membahas kontribusi pelajar terhadap UMKM dibahas oleh DR. (Can) Ariyanto, SE.MM. Seminar tersebut didukung oleh Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DIY. (Wira)
Editor : Achmad Bisri





