MADIUN, BeritaSiber.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun terus berkomitmen mendekatkan akses pelayanan medis bagi masyarakat.
Melalui program Bahana Bersahaja yang digelar di Desa Sidomulyo, Rabu (14/10/2026) Dinkes menerjunkan tim medis untuk memberikan layanan jemput bola terpadu, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, cek laboratorium, pemberian obat gratis, hingga fasilitas rontgen dada langsung di lokasi.
Langkah agresif ini difokuskan sebagai upaya skrining dini penyakit, dengan prioritas utama mendeteksi dan memutus rantai penularan Tuberkulosis (TBC) di wilayah Kabupaten Madiun.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Madiun, Agung Dodik Pujianto S.,ST., menyatakan bahwa kehadiran layanan lengkap hingga ke tingkat desa ini bertujuan agar masyarakat yang terindikasi sakit bisa langsung ditangani tanpa menunda.
“Target utama kami adalah melakukan skrining kesehatan menyeluruh secara dini. Jika dalam pemeriksaan hari ini ditemukan warga yang mengidap penyakit, akan langsung kami tindak lanjuti dengan tata laksana pengobatan sesuai SOP yang berlaku. Khusus untuk TBC, skrining awal ini sangat krusial agar kami bisa segera mengobati pasien hingga sembuh, demi tercapainya target eliminasi TBC di Kabupaten Madiun,” ujar Dodik saat dikonfirmasi, Rabu (14/10).
Kehadiran posko kesehatan gratis ini mendapat sambutan luar biasa dari warga Sidomulyo dan sekitarnya. Fasilitas pemeriksaan laboratorium dan truk rontgen keliling dipadati oleh masyarakat yang ingin memeriksakan kondisi fisiknya.Dodik mengungkapkan, jumlah warga yang datang jauh di luar ekspektasi tim medis lapangan.





