Salah satu poin krusial yang disampaikan Kapolsek dalam arahannya adalah mengenai fenomena bullying atau perundungan yang sering terjadi di lingkungan pendidikan. IPTU Sono secara tegas mengingatkan seluruh siswa agar saling menghargai, menjaga pertemanan, dan tidak melakukan tindakan fisik maupun verbal yang menyakiti teman sebayanya.

“Bullying bukan bentuk keberanian, melainkan tindakan yang dapat menghancurkan masa depan korban maupun pelakunya. Kami di kepolisian sangat menaruh perhatian besar pada masalah ini. Mari jadikan MI Darul Ulum sebagai lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan saling menyayangi. Bertemanlah yang baik dan jadilah sahabat yang saling mendukung,” tegasnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kepala Madrasah MI Darul Ulum menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kesediaan Kapolsek Kembangbahu untuk menjadi pembina upacara. Kehadiran sosok kepolisian di sekolah memberikan dampak psikologis yang positif, di mana para siswa merasa terlindungi dan termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Program MATAMUDA di sekolah tersebut diharapkan dapat berjalan dengan orientasi yang edukatif, jauh dari perpeloncoan, dan lebih menekankan pada pengenalan lingkungan madrasah yang religius serta berkarakter. Polsek Kembangbahu berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pihak sekolah dalam memantau situasi kamtibmas di lingkungan pendidikan.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB ini berjalan dengan khidmat, aman, dan lancar. Upacara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antara Kapolsek, jajaran guru, dan perwakilan siswa. Langkah preventif ini merupakan wujud nyata dukungan Polsek Kembangbahu terhadap semangat “Ayo Jogo Lamongan”, dengan memastikan generasi penerus bangsa tumbuh di lingkungan yang sehat, aman, dan berakhlakul karimah.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2