“Seperti kasus pengeroyokan tdi terjadi Kecamatan Semen dan Kelurahan Mrican yang mengakibatkan korban meninggal dunia, pelaku ditangkap kurang dari satu kali 24 jam,” terang Kapolres Kediri Kota.
AKBP Teddy pada kesempatan tersebut juga menyampaikan keberhasilan pengungkapan kasus Narkoba. Sepanjang tahun 2023, Satresnarkoba berhasil mengungkap sebanyak 86 kasus.Untuk kasus narkoba mengalami penurunan dari jumlah 110 tahun 2022.
Meski jumlah kasusnya menurun namun untuk barang bukti mengalami peningkatan kususnya jenis sabu di tahun 2022 sebanyak 93.56 gram sedang di tahun 2023 sebanyak 239, 13 gram, mengalami peningkatan 145,57
gram.
“Untuk barang bukti Narkoba pada tahun 2023 jenis ganja sebanyak 34, 82 gram, shabu sebanyak 239,13 gram dan extacy sebanyak 46 butir, pil dobel L 209.716 butir, pil dextro 600 butir, inex 10 butir,” lanjut Tedy.
Sementara, dalam pers rilis tersebut juga dijabarkan kejadian laka lantas yang mengalami tren kenaikan. Terhitung, selama tahun 2023 dibandingkan tahun 2022 mengalami kenaikan sebanyak 31 atau 5 persen.Rincianya, dari 542 menjadi 573 kejadian.
“Angka korban meninggal dunia menurun, tahun 2023 sebanyak 56 orang sedang tahun 2022 sebanyak 58,” pungkasnya.






