Menurutnya, hal ini selaras dengan harapan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi mengenai Joko Lamongan, yang menekankan pentingnya karakter masyarakat dalam menciptakan kehidupan yang rukun dan harmonis.
“Jika karakternya baik, maka semuanya akan berjalan harmonis. Dan itulah yang kita harapkan dari kegiatan ini terbentuknya SDM yang berkualitas dan masyarakat yang saling menghormati,” tambah Ketua Teksodama.
Dalam kegiatan ini, Teksodama juga melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan, mengingat banyaknya peserta dari kalangan PKL
“Disperindag berperan penting dalam memberikan edukasi mengenai etika berdagang yang baik, serta bagaimana cara menjalankan usaha secara tertib dan sesuai dengan regulasi pemerintah,” ungkapnya.
Sebagai lembaga yang fokus pada pemberdayaan, Teksodama berencana untuk terus menyelenggarakan kegiatan serupa secara berkelanjutan.
“Dengan pendekatan yang humanis dan edukatif, diharapkan masyarakat Lamongan khususnya pelaku usaha kecil dapat berkembang tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga dalam hal karakter dan integritas pribadi,” tegas Fauzi.(Bs).






