Agus menambahkan, seluruh proses penyembelihan dilakukan sesuai syariat Islam dan memperhatikan aspek kebersihan serta kesehatan hewan. Sebelum disembelih, hewan kurban terlebih dahulu diperiksa untuk memastikan dalam kondisi sehat dan layak.

Selain itu, panitia kurban juga menerapkan sistem distribusi yang tertib agar pembagian daging dapat dilakukan secara merata dan tepat sasaran. Hal tersebut dilakukan agar manfaat kurban benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas, terutama warga yang membutuhkan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Momentum Iduladha juga dimanfaatkan LDII Lamongan sebagai sarana pendidikan karakter bagi generasi muda. Para remaja dan santri dilibatkan secara langsung dalam kegiatan kurban, mulai dari persiapan lokasi, proses pengemasan, hingga distribusi daging kepada masyarakat.

“Melalui keterlibatan tersebut, generasi muda diajarkan nilai kebersamaan, kerja sama, tanggung jawab, dan kepedulian sosial sejak dini. Suasana kekeluargaan dan gotong royong tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan kurban di berbagai titik pelaksanaan,” jelasnya.

Masyarakat sekitar menyambut baik kegiatan pembagian daging kurban yang dilakukan warga LDII Lamongan. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan saat Hari Raya Iduladha, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan sosial antarwarga dan menciptakan suasana harmonis di lingkungan masyarakat.

Salah seorang warga penerima manfaat mengaku bersyukur atas pembagian daging kurban yang rutin dilakukan setiap tahun. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata dan menjadi bentuk kepedulian sosial yang sangat dirasakan masyarakat.

Dengan semangat berbagi dan gotong royong yang terus terjaga, DPD LDII Lamongan berharap pelaksanaan kurban dapat menjadi sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan masyarakat.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2