Dalam kegiatan tersebut, petugas juga mendapati tidak adanya antrean kendaraan untuk pengisian BBM jenis Solar. Aktivitas distribusi dan pelayanan kepada konsumen berlangsung tertib.
Dari hasil pemantauan, konsumen pengguna BBM Solar bersubsidi didominasi kendaraan angkutan barang dengan persentase sekitar 80 persen. Sedangkan sekitar 20 persen lainnya dimanfaatkan untuk sektor nonkendaraan, seperti kebutuhan pertanian.
Kapolsek Tikung menambahkan, pengawasan secara berkala akan terus dilakukan guna mengantisipasi potensi penyimpangan distribusi maupun gangguan kamtibmas di lingkungan SPBU.
“Kami berharap ketersediaan dan penyaluran BBM di wilayah Kecamatan Tikung tetap terjaga dengan baik. Kami juga mengajak masyarakat untuk menggunakan BBM sesuai peruntukannya serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan adanya dugaan penyimpangan atau gangguan dalam pendistribusian BBM,” pungkasnya.
Secara keseluruhan, hasil monitoring di SPBU 54.622.23 Desa Bakalanpule menunjukkan kondisi stok dan distribusi BBM terpantau aman, tertib, dan kondusif.





