Pengamanan kegiatan Salat Jumat juga menjadi bagian dari upaya kepolisian membangun kedekatan dengan masyarakat. Kehadiran polisi di lingkungan tempat ibadah diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Dalam pelaksanaannya, petugas mengedepankan pendekatan humanis. Polisi hadir bukan untuk mengganggu kekhusyukan ibadah, melainkan memastikan lingkungan sekitar masjid berada dalam kondisi aman dan tertib.
Masyarakat juga diimbau untuk ikut berperan menjaga keamanan lingkungan. Jamaah diharapkan tetap memperhatikan barang bawaan serta memastikan kendaraan diparkir dengan tertib di lokasi yang telah disediakan.
Menurut Kapolsek, keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Kepolisian membutuhkan dukungan masyarakat untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif, termasuk di lingkungan tempat ibadah.
“Kami mengajak seluruh jamaah dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan. Apabila menemukan sesuatu yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu kamtibmas, segera sampaikan kepada petugas atau pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” tutur AKP Joko.
Kehadiran personel Polsek Solokuro dalam pengamanan Salat Jumat juga menjadi bagian dari komitmen kepolisian untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Pelayanan tersebut diberikan tanpa membedakan waktu maupun jenis kegiatan, selama bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selama pelaksanaan Salat Jumat di Masjid Baiturrahman, Desa Dagan, situasi berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif. Tidak terdapat gangguan keamanan yang menonjol selama kegiatan berlangsung.
Polsek Solokuro memastikan kegiatan pengamanan serupa akan terus dilakukan di berbagai tempat ibadah dan kegiatan keagamaan masyarakat di wilayah hukumnya. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan rasa aman sekaligus menjaga hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat.
Dengan hadirnya personel di tengah jamaah, Polsek Solokuro menunjukkan bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam menjalankan hak dan aktivitas keagamaannya.
“Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Harapan kami, seluruh kegiatan ibadah di wilayah Solokuro dapat berlangsung aman, nyaman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk,” pungkas AKP Joko Suprianto.





