Hasil pantauan di lapangan menunjukkan bahwa kondisi pintu air Sluice Kuro masih berfungsi dengan baik, meskipun debit air terpantau mengalami peningkatan. Petugas bersama instansi terkait terus melakukan pengawasan secara berkala guna memastikan tidak terjadi luapan yang dapat merendam area permukiman dan lahan pertanian warga.
Selain memantau kondisi teknis, patroli ini juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, petugas pengairan, serta relawan kebencanaan. Koordinasi lintas sektor dinilai sangat penting dalam upaya mitigasi bencana, sehingga dampak yang ditimbulkan dapat diminimalisasi.
AKP Supardi menegaskan, Polsek Karangbinangun akan terus meningkatkan intensitas patroli di titik-titik rawan banjir selama musim hujan berlangsung. Pihaknya juga menyiagakan personel untuk memberikan respons cepat apabila sewaktu-waktu terjadi kondisi darurat.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, namun tetap waspada. Polri hadir untuk memastikan keamanan dan keselamatan warga, serta siap memberikan bantuan apabila dibutuhkan,” tegasnya.
Dengan adanya patroli rutin dan pemantauan intensif di kawasan Sluice Kuro, diharapkan potensi bencana banjir di wilayah Karangbinangun dapat diantisipasi lebih dini.
“Upaya ini sekaligus menjadi wujud komitmen Polsek Karangbinangun dalam menjaga keselamatan masyarakat serta mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif di Kabupaten Lamongan,” pungkasnya.






