“Kegiatan tasyakuran ini adalah wujud syukur kita. Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari teman-teman panitia dan pengurus perguruan silat yang telah menginisiasi doa bersama ini. Sinergitas yang terjalin malam ini adalah modal utama kita dalam mewujudkan wilayah Lamongan yang aman, tentram, dan kondusif,” ujar Iptu Tjandra Febri.
Dalam suasana yang khidmat, para hadirin mendoakan agar di tahun baru 1446 H ini, seluruh masyarakat Lamongan senantiasa diberikan keberkahan, kerukunan, dan terhindar dari segala potensi gesekan. Semangat “Ayo Jogo Lamongan” yang senantiasa digelorakan oleh Polres Lamongan menjadi benang merah dalam setiap diskusi santai antara aparat dan para kepala desa yang hadir.
Para kepala desa yang turut hadir pun menyambut baik kedekatan aparat TNI-Polri dengan masyarakat. Menurut mereka, kehadiran personel keamanan dalam kegiatan keagamaan seperti ini sangat membantu dalam memupuk kepercayaan publik serta mempermudah koordinasi apabila terdapat kendala di tingkat desa.
Kegiatan tasyakuran berjalan dengan lancar, tertib, dan terkendali hingga selesai. Tidak ada insiden yang mengganggu jalannya acara, yang mencerminkan kedewasaan dan kesadaran masyarakat Lamongan dalam merayakan hari besar keagamaan. Keharmonisan ini diharapkan terus terjaga, menjadi fondasi kuat bagi terciptanya stabilitas sosial yang berkelanjutan di wilayah Lamongan Kota.






