Kemajuan UMKM Lamongan terlihat dari prestasi yang diraih, di mana sebelas produk UMKM berhasil lolos kurasi di berbagai pameran bergengsi. Selain itu, enam produk UMKM berhasil melakukan business matching dengan mitra dari Hong Kong, dan sepuluh produk lokal telah dipasarkan melalui jaringan ritel nasional, Alfamart.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Untuk mendorong ekosistem UMKM yang lebih kokoh, Bupati Yuhronur Efendi juga telah mengeluarkan Surat Edaran yang menghimbau seluruh instansi pemerintah dan sektor swasta untuk memprioritaskan penggunaan produk UMKM lokal.

Desain stand yang mengusung tema tempo doeloe mencerminkan bahwa Kabupaten Lamongan telah mencapai masa kejayaan sejak era kerajaan, Walisongo, hingga kolonial. Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi acuan dalam melaksanakan pembangunan saat ini, terutama dalam mewujudkan Lamongan yang lebih baik.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sekretaris Daerah Lamongan, Nalikan, melaporkan bahwa pada LTD tahun ini terdapat 125 stand, di mana 93 di antaranya adalah stand bernuansa tempo doeloe yang terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMN, BUMD, perbankan, hingga sektor swasta. Sementara itu, 32 stand lainnya merupakan bazar UMKM atau pasar rakyat.

Acara LTD akan digelar selama empat hari berturut-turut, mulai pukul 15.00 hingga 22.00 WIB. Selama acara, pengunjung dapat menikmati berbagai pertunjukan musik tradisional, dangdut lawas, kuliner khas, keroncong, dolanan anak, nuansa jadoel, barang antik, campur sari, dan pasar rakyat.

Dengan semangat yang tinggi, LTD diharapkan dapat menjadi momentum bagi masyarakat Lamongan untuk lebih mengenal dan mencintai produk lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.(Bs).

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2