“Kami menangkap gagasan tersebut untuk menciptakan suasana kegembiraan bagi masyarakat,” imbuhnya.

Selain menyalurkan bantuan berupa air, para relawan juga menyebarkan kebahagiaan dengan mendistribusikan kerudung dan kaos. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat menggunakan kedua item tersebut dalam kegiatan sehari-hari sebagai perlindungan dari sengatan sinar matahari.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dengan cara ini, mereka tidak hanya memberikan kebutuhan dasar, tetapi juga mendukung kesehatan dan kenyamanan di tengah cuaca yang terik.

Lebih lanjut, Sugeng menegaskan bahwa karakter superhero Ultraman akan hadir untuk mendistribusikan air bersih di 20 titik. Wilayah-wilayah ini dianggap masih memerlukan bantuan serta dukungan dari donatur dan pemerintah daerah Lamongan.

“Kami membagikan air secara merata kepada masyarakat yang berada di zona atau wilayah yang terdampak kemarau.

Jika dirasa masih kurang, kami akan menambah pasokan air yang lebih banyak lagi,” tegasnya.

“Nanti ultraman akan hadir di empat kecamatan, di antaranya adalah Kecamatan Kembangbahu, Kecamatan Tikung, Kecamatan Mantup, serta Kecamatan Sarirejo. Kecamatan yang disebut ini masih ada sejumlah desa yang krisis air bersih,” imbuh Sugeng.

Sugik warga Dusun Sukorejo, Desa Kembangbahu mengatakan, jika krisis air bersih sudah dirasakan hampir dua bulan. Sehingga bantuan dropping air sangat meringankan beban mereka.

“Alhamdulillah, setidaknya kita tidak beli air untuk kebutuhan rumah tangga, biasanya untuk mandi dan cuci kita beli 50 ribu, untuk 500 liternya,” pungkas Sugik.

>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2