Menurut Kompol Beni, pembinaan terhadap pelajar membutuhkan keterlibatan bersama. Selain pihak sekolah, orang tua memiliki peran penting dalam melakukan pengawasan dan memberikan teladan. Kepolisian juga terus berupaya hadir melalui kegiatan edukasi dan pembinaan sebagai bagian dari langkah preventif.
Kehadiran kepolisian di lingkungan sekolah diharapkan sekaligus dapat membangun komunikasi yang lebih dekat antara polisi dan generasi muda. Dengan komunikasi tersebut, siswa diharapkan tidak ragu untuk berinteraksi dengan petugas maupun menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
Polsek Lamongan Kota juga mendorong para pelajar menjadi bagian dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Hal tersebut dapat dimulai dari tindakan sederhana, seperti menaati tata tertib, menghargai sesama, menghindari perselisihan serta menjaga fasilitas sekolah.
Kompol Beni menilai lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif akan membantu siswa lebih fokus dalam mengikuti proses belajar. Karena itu, sinergi antara kepolisian, sekolah, orang tua dan masyarakat perlu terus diperkuat untuk mendukung perkembangan generasi muda.
Kegiatan pembina apel tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 08.15 WIB. Selama rangkaian kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman, tertib dan kondusif.
Polsek Lamongan Kota berkomitmen melanjutkan kegiatan pembinaan dan edukasi kepada kalangan pelajar sebagai bagian dari upaya pencegahan sekaligus membangun kesadaran hukum sejak dini.
“Kami berharap para siswa di Lamongan menjadi generasi yang disiplin, berprestasi, berkarakter dan memiliki masa depan yang baik. Hormati orang tua dan guru, patuhi aturan serta jauhi segala bentuk perilaku yang dapat merugikan masa depan. Gunakan masa muda untuk belajar dan melakukan hal-hal positif,” pungkas Kompol Beni.





