BERITASIBER.COM | LAMONGAN – Seorang pelajar perempuan bernama Diana Mayasari (16), siswi MAN 2 Lamongan, dilaporkan hilang sejak Senin (19/1/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Hingga beberapa hari setelah kejadian, keberadaan remaja asal Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan tersebut belum diketahui. Pihak keluarga akhirnya secara resmi melaporkan peristiwa ini ke Polsek Babat pada Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Laporan orang hilang tersebut diterima oleh petugas piket Unit Reskrim Polsek Babat dan telah ditandatangani oleh Kapolsek Babat, Kompol Chakim Amrullah, S.H., M.H.. Pelapor diketahui merupakan ayah kandung korban, Sugiyanto (55), warga Jl. Imam Bonjol RT 001 RW 003 Desa Sumurgenuk, Kecamatan Babat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Berdasarkan keterangan dalam laporan polisi, kejadian bermula pada Senin pagi ketika Diana Mayasari diantar ayahnya ke sekolah sekitar pukul 06.55 WIB. Selama jam sekolah berlangsung, tidak ada hal mencurigakan yang terpantau oleh pihak keluarga. Namun pada pukul 13.42 WIB, korban sempat mengirim pesan WhatsApp kepada ayahnya dengan isi meminta dijemput lebih sore karena mengikuti kelas tambahan.

“Korban sempat mengirim pesan meminta dijemput lebih sore karena alasan ada kelas tambahan atau les di sekolah,” tulis keterangan dalam laporan kepolisian.

Menindaklanjuti pesan tersebut, Sugiyanto datang ke MAN 2 Lamongan untuk menjemput anaknya sekitar pukul 16.20 WIB. Ia menunggu hingga pukul 17.00 WIB, namun Diana tidak kunjung muncul. Merasa khawatir, Sugiyanto kemudian mengecek ruang kelas bersama petugas keamanan sekolah dan menanyakan keberadaan anaknya kepada teman-teman korban. Sayangnya, tidak seorang pun mengetahui ke mana Diana pergi setelah jam pelajaran berakhir.

Saat dinyatakan hilang, Diana Mayasari terakhir terlihat mengenakan seragam sekolah MAN 2 Lamongan, yakni kemeja putih, rok abu-abu, jilbab putih, serta membawa tas ransel warna pink.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2