Berdasarkan data di lapangan, ibadah minggu kali ini dihadiri oleh sedikitnya 20 jemaat yang terdiri dari 8 jemaat laki-laki, 10 jemaat perempuan, serta 2 anak-anak. Ibadah dipimpin secara langsung oleh Pendeta Sap Lawier, yang mengusung tema khotbah cukup mendalam, yakni “Diam Namun Berkarya”. Tema ini mengajak para jemaat untuk tetap konsisten menebar kebaikan dan kontribusi nyata dalam kehidupan sosial bermasyarakat, meskipun tanpa publikasi yang berlebihan.

Secara terpisah, Kapolsek Karangbinangun, AKP Supardi, S.H., menyampaikan bahwa seluruh rangkaian pengamanan ibadah ini dilaporkan secara berjenjang kepada Kapolres Lamongan, dengan tembusan kepada Wakapolres, Kabag OPS, serta Pejabat Utama (PJU) Polres Lamongan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

​”Kami berkomitmen untuk selalu hadir di tengah kegiatan masyarakat, salah satunya melalui pengamanan ibadah mingguan di gereja-gereja yang ada di wilayah Karangbinangun. Hal ini penting untuk memastikan saudara-saudara kita dapat beribadah dengan tenang, aman, dan tanpa rasa was-was,” ujar AKP Supardi, S.H.

Lebih lanjut, Kapolsek juga menggaungkan jargon daerah “Ayo Jogo Lamongan” sebagai ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas lingkungan, saling menghormati perbedaan, dan mempererat tali persaudaraan.

Hingga seluruh rangkaian ibadah selesai dan ditutup pada pukul 10.00 WIB, situasi di sekitar wilayah GKI Windu terpantau aman, tertib, lancar, dan sepenuhnya terkendali. Tidak ada ornamen atau pergerakan mencurigakan yang mengganggu jalannya peribadatan. Pengurus gereja dan jemaat pun menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi personel TNI-Polri yang berjaga dengan setia hingga acara usai.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2