Pemain tersebut sukses mencetak gol pada menit ke-90+4 sekaligus membawa Persikad berbalik unggul 2-1 atas Semen Padang.

Gol pada detik-detik krusial pertandingan itu mengubah arah hasil laga secara dramatis.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Persikad yang sebelumnya tertinggal 0-1 kini berhasil membalikkan keadaan menjadi kemenangan 2-1.

Sebaliknya, Semen Padang harus menerima kenyataan pahit karena gagal mempertahankan keunggulan yang sudah diperoleh sejak babak pertama.

Skor 2-1 akhirnya bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Persikad pun memastikan tiga poin penting melalui comeback yang penuh drama.

Keberhasilan tersebut sekaligus memperlihatkan daya juang Persikad yang mampu bangkit dari situasi sulit dan tetap mengejar kemenangan hingga penghujung pertandingan.

Persikad Depok Kokoh di Puncak, PSMS Terus Membayangi

Kemenangan dramatis atas Semen Padang semakin memperkuat posisi Persikad Depok di puncak klasemen sementara Championship 2026/2027.

Dari lima pertandingan yang telah dijalani, Persikad berhasil mengumpulkan 12 poin dengan catatan empat kemenangan dan satu kekalahan.

Perolehan tersebut menempatkan Persikad sebagai pemimpin klasemen, unggul dua angka atas PSMS yang berada di peringkat kedua dengan 10 poin.

Meski demikian, persaingan papan atas masih sangat terbuka karena PSMS baru memainkan empat pertandingan, atau satu laga lebih sedikit dibandingkan Persikad.

Situasi ini membuat Persikad tetap dituntut menjaga konsistensi agar tidak kehilangan posisi teratas dalam persaingan kompetisi.

Sementara itu, kekalahan dari Persikad membuat Semen Padang tertahan di peringkat kelima dengan koleksi enam poin dari lima pertandingan.

Kabau Sirah kehilangan kesempatan menambah angka setelah gagal mempertahankan keunggulan yang sudah dibangun pada babak pertama.

Kemenangan Bermental Baja, Semen Padang Harus Berbenah

Keberhasilan Persikad Depok menumbangkan Semen Padang menjadi salah satu hasil dramatis dalam rangkaian pertandingan Championship pada Minggu (11/10/2026).

Bukan hanya karena mampu membalikkan keadaan, tetapi juga karena kemenangan dipastikan melalui gol pada masa tambahan waktu.

Fikri Adriansyah dan Jhon Mena menjadi dua nama penting di balik kebangkitan Persikad. Gol Fikri pada menit ke-64 menghidupkan harapan, sedangkan gol Jhon Mena pada menit ke-90+4 memastikan tiga poin menjadi milik tuan rumah.

Di kubu lawan, Semen Padang memiliki pekerjaan rumah besar setelah gagal menjaga keunggulan hingga akhir pertandingan.

Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi bagi Kabau Sirah, terutama dalam mempertahankan konsentrasi dan kestabilan permainan ketika menghadapi tekanan pada babak kedua.

Bagi Persikad, kemenangan tersebut memberikan dorongan positif untuk menghadapi pertandingan berikutnya sekaligus menjaga momentum dalam persaingan papan atas.

Persikad Depok kini mengirimkan pesan kuat kepada para pesaingnya: tertinggal lebih dahulu bukan berarti menyerah. Lewat gol dramatis pada menit ke-90+4, mereka membuktikan bahwa perjuangan hingga peluit akhir mampu mengubah ancaman kekalahan menjadi kemenangan penting.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2