“Lembaga pendidikan dan pelatihan harus mengembangkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri perhotelan dan kapal pesiar. Kurikulum ini harus mencakup keterampilan praktis dan pengetahuan teoritis yang relevan,” kata Arya, Kamis (25/7/2024).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Selanjutnya, program magang, yakni menyediakan program magang yang kuat untuk mahasiswa dan lulusan agar mereka mendapatkan pengalaman praktis yang dibutuhkan.

Pelatihan berkelanjutan, mendorong pelatihan berkelanjutan bagi pekerja yang sudah ada di industri untuk meningkatkan keterampilan mereka dan tetap kompetitif.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Solusi lainnya adalah kolaborasi dengan industry. Kemitraan dengan hotel dan kapal pesiar, membangun kemitraan dengan perusahaan-perusahaan di industri ini untuk memastikan bahwa lulusan memiliki keterampilan yang relevan dan dapat langsung bekerja.

Job Fair dan rekrutmen kampus, mengadakan pameran kerja dan rekrutmen di kampus untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan-perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.

Solusi lainnya adalah dukungan pemerintah. Memberikan insentif pajak bagi perusahaan yang mempekerjakan lulusan baru atau yang berinvestasi dalam pelatihan karyawan.

Meluncurkan program subsidi upah untuk perusahaan yang merekrut pekerja baru dari kalangan pengangguran.

Masih kata Arya, pengembangan infrastruktur sebagai salah satu solusi, yakni meningkatkan fasilitas pelatihan yang ada, termasuk laboratorium dan simulasi yang dapat digunakan untuk pelatihan praktis.

Memberikan akses ke teknologi terbaru yang digunakan di industri perhotelan dan kapal pesiar agar lulusan familiar dengan peralatan dan perangkat yang digunakan di tempat kerja.

Juga dibutuhkan, promo industri, seperti melakukan kampanye untuk meningkatkan kesadaran akan peluang karir di sektor perhotelan dan kapal pesiar. Meningkatkan promosi pariwisata Indonesia untuk menarik lebih banyak wisatawan, yang pada gilirannya akan meningkatkan permintaan tenaga kerja di sektor ini.

Pendanaan dan pembiayaan, memberikan program pinjaman pendidikan dengan bunga rendah untuk siswa yang ingin menempuh pendidikan di bidang perhotelan dan kapal pesiar.

“Mendirikan dana pengembangan karir untuk membantu pencari kerja dalam mendapatkan sertifikasi atau pelatihan tambahan yang diperlukan,” ungkap Arya yang juga Dirut Jogkem Grup itu.

Lebih lanjut kata Arya, solusi lainnya adalah inovasi dan teknologi. Memanfaatkan teknologi digital untuk pelatihan online dan e-learning yang dapat diakses oleh banyak orang. Membangun platform online yang khusus untuk pencari kerja dan perusahaan di sektor perhotelan dan kapal pesiar untuk memfasilitasi proses rekrutmen.

“Dengan penerapan strategi-strategi ini secara efektif, diharapkan dapat mengurangi tingkat pengangguran di sektor perhotelan dan kapal pesiar di Indonesia, serta meningkatkan kualitas tenaga kerja yang tersedia di pasar,” pungkasnya. (WIRA)

Editor : Achmad Bisri

>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.com 

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2