Menurutnya, Bhabinkamtibmas memiliki peranan strategis sebagai ujung tombak kepolisian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Melalui kegiatan sambang, pembinaan, dan penyampaian pesan Kamtibmas, diharapkan berbagai potensi gangguan keamanan dapat dikenali serta dicegah sejak dini.
Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama Babinsa dan perangkat desa juga diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara aparat keamanan dan warga, sehingga tercipta hubungan yang harmonis serta saling mendukung dalam menjaga ketertiban lingkungan.
Selain meningkatkan kewaspadaan terhadap pencurian, masyarakat juga didorong untuk memperkuat kepedulian sosial, termasuk saling mengingatkan apabila terdapat kendaraan atau barang berharga yang ditinggalkan tanpa pengawasan.
Langkah sederhana tersebut dinilai dapat membantu mengurangi kesempatan terjadinya tindak kejahatan sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama terhadap keamanan desa.
“Kami berharap masyarakat tidak hanya membaca imbauan yang telah dipasang, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Jangan sampai kelalaian kecil memberikan peluang bagi pelaku kriminalitas. Apabila menemukan orang atau aktivitas yang mencurigakan, segera berkoordinasi dengan perangkat desa, Bhabinkamtibmas, maupun petugas kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti,” tambahnya.
Kegiatan pemasangan banner pencegahan curanmor dan pencurian mesin diesel tersebut juga merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan kepolisian secara responsif, humanis, serta berorientasi pada pencegahan gangguan keamanan.
Melalui pendekatan preemtif, kepolisian berupaya menanamkan kesadaran kepada masyarakat agar memahami pentingnya menjaga keamanan barang dan lingkungan. Sementara itu, langkah preventif dilakukan untuk mengurangi peluang terjadinya tindak kriminalitas melalui peningkatan kewaspadaan serta keterlibatan aktif warga.
Kolaborasi antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, kepala desa, dan perangkat desa menjadi salah satu bentuk nyata penguatan sinergitas tiga pilar dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Berdasarkan laporan pelaksanaan kegiatan, seluruh rangkaian pemasangan banner imbauan Kamtibmas di Desa Pendowolimo berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan yang berakhir sekitar pukul 10.45 WIB tersebut berjalan lancar tanpa adanya gangguan keamanan yang dilaporkan.
Dengan terpasangnya banner imbauan pada lokasi-lokasi strategis, diharapkan pesan kewaspadaan terhadap curanmor dan pencurian mesin diesel dapat terus tersampaikan kepada masyarakat serta menjadi pengingat untuk meningkatkan pengamanan kendaraan dan peralatan milik pribadi.
Polsek Karangbinangun juga terus mendorong seluruh elemen masyarakat agar berpartisipasi aktif menjaga situasi Kamtibmas, sejalan dengan semangat “Ayo Jogo Lamongan” yang mengajak warga bersama-sama menciptakan lingkungan aman, tertib, dan kondusif.
Kapolsek Karangbinangun berharap kegiatan sosialisasi tersebut mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap keamanan lingkungan sekaligus memperkuat kerja sama antara kepolisian, TNI, pemerintah desa, dan seluruh warga dalam mencegah tindak kriminalitas.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan langkah-langkah pencegahan kejahatan melalui kegiatan pembinaan, sosialisasi, dan patroli di wilayah hukum Polsek Karangbinangun. Kami mengajak seluruh masyarakat Desa Pendowolimo untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, menjaga kendaraan dan peralatan miliknya, serta memperkuat kepedulian terhadap keamanan lingkungan. Dengan sinergi antara Polri, TNI, pemerintah desa, dan masyarakat, kami berharap potensi tindak pencurian dapat diminimalkan sehingga wilayah Karangbinangun senantiasa aman, nyaman, dan kondusif dalam semangat Ayo Jogo Lamongan,” pungkasnya.





