Sutanto mengatakan turnamen diikuti sekitar 38 tim sepak bola yang terbagi dalam kelompok usia 9 -12 tahun. Turnamen ini memperebutkan Piala Wali Kota Yogyakarta dan DPRD Kota Yogyakarta.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Harapan kami ke depan kegiatan ini akan digelar setiap tahun. Nantinya dari juara masing-masing kelompok umur, akan mewakili Askot PSSI Kota Yogyakarta pada turnamen yang digelar Asprov PSSI DIY,” katanya.

Sutanto menerangkan, para pemenang Turnamen Sepak Bola Grassroot akan mendapatkan piagam sehingga menunjukan kegiatan itu legal dan diakui. Para peserta yang berprestasi akan mendapat nilai tambahan, saat mencari sekolah. Hal ini memotivasi Askot PSSI Kota Yogyakarta mengedukasi adanya turnamen dan kompetisi harus legal.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Salah satu peserta Turnamen Sepak Bola Grassroot adalah tim dari Sekolah Sepak Bola (SSB) Marsudi Agawe Santosa (MAS) yang biasa berlatih di Lapangan Minggiran. Pelatih SSB MAS, Liga Damai Indra menyambut baik Turnamen Sepak Bola Grassroot bagi anak usia dini. Mengingat selama ini di tingkat kota turnamen usia dini jarang, sehingga hal itu menjadi gebrakan baru di tingkat kota.

“Yang jelas untuk event usia dini sangat penting karena awal dari prestasi berikutnya. Pengalaman bertanding sejak dini akan bermanfaat di berikutnya. Kalau tim yang bertanding dari persaingan hampir rata pemainnya, sudah bagus-bagus semua timnya,” tandas Liga. (WR)

Editor : Achmad Bisri

>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.com 

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2