Petugas juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan sarana keamanan yang tersedia di tempat usaha secara maksimal. Pengawasan lingkungan perlu dilakukan secara berkala, terutama terhadap akses keluar masuk gerai, area transaksi serta lokasi parkir kendaraan milik karyawan maupun konsumen.
Patroli dialogis tersebut sekaligus menjadi sarana membangun komunikasi antara kepolisian dan masyarakat. Melalui interaksi langsung, petugas dapat mengetahui situasi terkini di lingkungan sekaligus menyerap informasi mengenai berbagai persoalan kamtibmas yang menjadi perhatian warga maupun pelaku usaha.
AKP Kharis Ubaidillah menegaskan, kehadiran anggota kepolisian di tengah masyarakat bukan hanya dilakukan ketika terjadi suatu peristiwa. Langkah preventif justru menjadi bagian penting dalam tugas kepolisian untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan sejak dini.
Polsek Pucuk juga mengajak pengelola tempat usaha untuk meningkatkan kewaspadaan pada malam hari maupun jam-jam sepi. Selain memastikan kondisi tempat usaha tetap aman, kendaraan yang diparkir diharapkan ditempatkan pada lokasi yang mudah diawasi dan dilengkapi pengamanan yang memadai.
Kegiatan patroli berlangsung aman dan lancar. Selama pemantauan, situasi di sekitar lokasi terpantau kondusif dan aktivitas masyarakat berjalan sebagaimana mestinya.
Polsek Pucuk memastikan kegiatan patroli akan terus dilakukan secara berkala dengan menyasar minimarket, pertokoan, perbankan, permukiman maupun lokasi lain yang memiliki aktivitas masyarakat. Langkah tersebut diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus meningkatkan rasa aman bagi warga.
“Kami mengajak seluruh masyarakat, termasuk pengelola dan karyawan tempat usaha, untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Tingkatkan kewaspadaan, jangan memberikan kesempatan kepada pelaku kejahatan dan segera hubungi kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas. Sinergi antara Polri dan masyarakat sangat penting untuk menjaga wilayah Pucuk tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.





