“Bagi masyarakat yang bepergian, kami imbau untuk selalu waspada, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, serta tidak lengah terhadap potensi tindak kejahatan. Keamanan diri dan keluarga adalah hal yang utama,” tambahnya.

Kegiatan tausyiyah ini juga dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat. Warga diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun masukan terkait situasi keamanan di lingkungan mereka.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Masyarakat Desa Solokuro menyambut positif kegiatan tersebut dan mengapresiasi kehadiran Polri di tengah-tengah mereka. Menurut warga, kegiatan seperti ini mampu mempererat hubungan emosional serta menumbuhkan rasa percaya dan kebersamaan antara masyarakat dan aparat kepolisian.

Melalui kegiatan keagamaan dan pendekatan humanis ini, Polsek Solokuro berharap dapat terus membangun sinergitas dengan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif, khususnya selama bulan suci Ramadhan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2