Sementara itu pihak penyelenggara, Suwito, mengatakan Bintang Motor Cup sengaja dikemas dengan sejumlah kelas pertandingan agar semakin banyak pencinta bulu tangkis mendapatkan kesempatan turun ke lapangan.
“Empat kategori yang dipertandingkan terdiri dari kelas yang diperuntukkan bagi ibu-ibu atau ganda putri, kelas untuk kategori veteran dengan kemampuan permainan di atas rata-rata, kelas yang memberikan kesempatan bagi pemain pemula, serta kelas Open sebagai kategori utama,” kata Suwito.
Suwito menjelaskan, khusus kelas Open, peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Lamongan. Kategori tersebut dibuka bagi klub-klub bulu tangkis dari berbagai daerah di Jawa Timur sehingga persaingan dalam turnamen diharapkan semakin kompetitif.
“Untuk kelas Open, semua klub dari seluruh Jawa Timur bisa mengikuti. Kami memang ingin turnamen ini bisa mewadahi berbagai kelas yang ada,” jelas Suwito.
Menurut Suwito, antusiasme terhadap penyelenggaraan Bintang Motor Cup tahun ini cukup tinggi. Total peserta tercatat sekitar 350 orang dengan mayoritas di antaranya berasal dari kalangan usia muda.
Suwito menjelaskan, Bintang Motor Cup tidak dirancang sebagai kegiatan satu kali. PB Bintang Motor mengagendakan turnamen tersebut untuk diselenggarakan setiap tahun sebagai bagian dari kontribusi terhadap perkembangan bulu tangkis.
Lebih jauh, Suwito berharap kompetisi tersebut dapat menjadi salah satu ruang untuk menemukan pemain-pemain potensial yang selanjutnya bisa mendapatkan pembinaan lebih serius.
Bibit unggul yang muncul dari kompetisi diharapkan dapat terus mengembangkan kemampuan sehingga berpeluang berprestasi mulai tingkat daerah, provinsi hingga nasional.
“Tujuannya selain untuk silaturahmi antarmania bulu tangkis, kami juga ingin mencari bibit-bibit unggul baru. Harapannya nanti bisa dibina untuk tingkat daerah, provinsi bahkan nasional,” pungkasnya.





