LAMONGAN, BeritaSiber.com – Polsek Sarirejo Polres Lamongan melaksanakan sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Taruna Kemala Bhayangkara kepada pihak SMP Negeri 1 Sarirejo, Kabupaten Lamongan, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB tersebut berlangsung di Aula SMP Negeri 1 Sarirejo, Desa Gempoltukmloko, Kecamatan Sarirejo.
Kapolsek Sarirejo IPTU Moch Sokep, S.H. mengatakan, kegiatan sosialisasi tersebut merupakan upaya memberikan informasi secara langsung dan komprehensif mengenai penerimaan murid baru SMA Taruna Kemala Bhayangkara, khususnya kepada sekolah yang masuk dalam data SMP unggulan Kemala Taruna Bhayangkara (KTB). Dengan sosialisasi tersebut, pihak sekolah diharapkan dapat memperoleh pemahaman yang jelas mengenai mekanisme maupun tahapan pendaftaran sehingga informasi dapat diteruskan kepada siswa yang berminat.
“Kami berharap melalui sosialisasi ini pihak sekolah, para guru, siswa maupun orang tua dapat memperoleh informasi yang benar dan jelas mengenai SPMB SMA Taruna Kemala Bhayangkara. SMP Negeri 1 Sarirejo termasuk dalam data SMP unggulan KTB, sehingga kesempatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh siswa yang memenuhi persyaratan dan memiliki minat untuk melanjutkan pendidikan,” ujar IPTU Moch Sokep.
Dalam kegiatan tersebut, Polsek Sarirejo diwakili Kanit Binmas Aipda Lasman Syaiful bersama Bhabinkamtibmas Brigadir Faris Ferdya F. Sosialisasi diterima oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Negeri 1 Sarirejo bersama para guru.
Petugas menyampaikan berbagai informasi berkaitan dengan SPMB SMA Taruna Kemala Bhayangkara serta mendorong pihak sekolah untuk membantu siswa mendapatkan informasi dan pendampingan dalam proses pendaftaran secara daring.
Dari hasil kegiatan, pihak SMP Negeri 1 Sarirejo menyatakan siap membantu dan mendampingi para siswa yang berminat untuk mengikuti proses pendaftaran online. Dukungan tersebut diberikan mengingat SMP Negeri 1 Sarirejo tercatat sebagai salah satu SMP unggulan dalam data Kemala Taruna Bhayangkara.
Selain memberikan sosialisasi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang komunikasi dan diskusi antara pihak kepolisian dengan sekolah. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan menyampaikan masukan terkait mekanisme pendaftaran secara online, terutama mengenai penggunaan data Dapodik sekolah.





