LAMONGAN, BeritaSiber.com – Polsek Kembangbahu, Polres Lamongan, melaksanakan pengamanan kegiatan ibadah rutin Minggu pagi umat Nasrani di Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Desa Pelang, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, Minggu (4/10/2026).

Pengamanan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB tersebut dilakukan sebagai upaya kepolisian memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan kegiatan keagamaan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek Kembangbahu IPTU Sono, S.H. mengatakan, pengamanan tempat ibadah merupakan bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat sekaligus langkah preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kehadiran personel kepolisian diharapkan dapat memastikan seluruh rangkaian ibadah berlangsung dengan aman, tertib, lancar dan penuh khidmat.

“Pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Nasrani yang sedang melaksanakan ibadah Minggu. Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa adanya gangguan keamanan,” ujar IPTU Sono.

Dalam kegiatan tersebut, Polsek Kembangbahu menerjunkan dua personel, yakni AIPTU Mustar dan AIPDA Kujianto. Sebelum pelaksanaan ibadah dimulai, petugas terlebih dahulu melakukan pengecekan situasi dan kondisi di area luar maupun dalam gereja sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan.

Sekitar satu jam sebelum kegiatan berlangsung, petugas juga melakukan sterilisasi di lingkungan gereja. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh pada sejumlah titik guna memastikan lokasi yang akan digunakan untuk kegiatan peribadatan berada dalam kondisi aman.

Tidak hanya melakukan pemantauan lingkungan, personel Polsek Kembangbahu bersama petugas keamanan gereja turut melakukan pengawasan terhadap jemaat yang memasuki area tempat ibadah. Pemeriksaan terhadap orang maupun barang bawaan dilakukan sebagai bagian dari langkah pencegahan dengan tetap mengedepankan sikap humanis dan menghormati kenyamanan jemaat.

Pengamanan dilaksanakan menggunakan sistem terbuka dengan menempatkan personel di sekitar pintu masuk gereja. Selain memberikan rasa aman kepada jemaat, keberadaan petugas di lokasi juga ditujukan untuk mempercepat respons kepolisian apabila sewaktu-waktu ditemukan adanya potensi gangguan kamtibmas.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2