Tidak hanya itu, FGSNI berjuang tanpa pamrih untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh Guru sertifikasi yang belum Impassing di madrasah diseluruh Indonesia.
“Audiensi kita dengan Gusmen Kementrian Agama, Banggar, Bappenas RI dan kelembagaan sosial lainya seperti NU dan Muhammadiyah (data dokumen pergerakan, seperti dalam buku itik Balik Perjuangan FGSNI) dan dokumen elektronik seperti Facebook, YouTube, IG dll,” lanjutnya.
Tercatat hari ini kata Agus, FGSNI kembali koordinasi dan audiensi dengan Fraksi di DPR RI, Komisi VIII, dan Dirjen Pendis Kemenag RI.
“Kita sukses untuk mengajukan mata anggaran Impassing 2023 untuk seluruh guru swasta sertifikasi yang belum Impassing diseluruh Indonesia,” katanya.
Dalam audiensi kemarin, Rabu (07/06/2023), dengan Ketua Komisi VIII DPR RI, Prof. DR. H. Ashabul kahfi, ketum FGSNI mengatakan, FGSNI komit dalam perjuangan SK Impassing, dan harapannya hari ini anggaran Impassing di ketok di Rapat di Komisi VIII.
“Akan saya sampaikan dan memastikan masuk tuh anggaran,” kata ketua Komisi VIII DPR RI, Prof. Ashabul kahfi.





