LAMONGAN, BeritaSiber.com – Polsek Kembangbahu Polres Lamongan terus meningkatkan upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) melalui Patroli Kota Presisi (PKP) dialogis.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan Senin (5/10/2026) malam, personel kepolisian menyambangi sejumlah warung kopi, kafe, pertokoan, serta lokasi berkumpulnya masyarakat di wilayah Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek Kembangbahu IPTU Sono, S.H. mengatakan, patroli dialogis merupakan salah satu langkah preventif kepolisian untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung. Menurutnya, komunikasi antara polisi dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah munculnya berbagai potensi gangguan keamanan di lingkungan.

“Melalui patroli dialogis, anggota tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban sehingga situasi wilayah Kembangbahu tetap aman dan kondusif,” ujar IPTU Sono.

Patroli yang dimulai sekitar pukul 22.15 WIB tersebut dilaksanakan oleh AIPTU Didik AS dan AIPDA Hartono. Personel menyisir sejumlah lokasi yang masih ramai aktivitas masyarakat pada malam hari, terutama warung kopi, kafe dan kawasan pertokoan.

Dalam kesempatan tersebut, petugas memberikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan serta turut menjaga keamanan diri maupun lingkungan. Pemilik warung dan tempat usaha juga diajak berperan aktif dalam menciptakan situasi yang tertib di sekitar tempat usahanya.

Petugas secara khusus mengingatkan pemilik warung agar tidak menyediakan maupun menjual minuman keras. Selain itu, pengelola tempat usaha diimbau memperhatikan dan membatasi jam operasional sebagai salah satu langkah untuk meminimalkan potensi gangguan kamtibmas pada malam hingga dini hari.

Tidak hanya berkaitan dengan kriminalitas, personel Polsek Kembangbahu turut menyampaikan imbauan mengenai bahaya penggunaan aliran listrik sebagai jebakan tikus di area persawahan. Masyarakat diminta tidak menggunakan cara tersebut karena berisiko membahayakan keselamatan manusia maupun warga yang beraktivitas di sekitar lahan pertanian.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2