Senada juga disampaikan, Direktur RS Mata Undaan Surabaya dr. Sahata PH Napitupulu SpM(K) mengatakan, pembukaan layanan poli mata di RSNU Babat ini guna menjawab sekaligus memudahkan masyarakat dalam hal layanan kesehatan mata.
Berdasarkan data pasien, untuk pasien yang berasal dari daerah Lamongan cukup banyak tercatat Lamongan menempati posisi tiga besar jumlah pasien RS Mata Undaan Surabaya.
“Karena banyaknya pasien-pasien yang dirujuk ke RS Mata Undaan terutama dari daerah Lamongan, sehingga menjadi pertimbangan kami untuk membuka layanan poli mata di Lamongan sekaligus memudahkan pelayanan kepada masyarakat Lamongan,” ungkap dr. Sahata.
Selain itu, dibukanya layanan poli mata di RSNU Babat ini menurutnya untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat yang ada di Lamongan dan sekitarnya.
‘Jadi nanti biar pasien tidak semuanya langsung dirujuk ke RS Mata Undaan Surabaya, namun ada penanganan yang bisa sifatnya ringan bisa dilayani di poli mata yang ada RSNU Babat,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua PCNU Babat KH. Ma’mun Afandi menyambut baik dan memberikan apresiasi atas dibukanya layanan poli mata di RSNU Babat.
Karena menurutnya hal ini sangat dinantikan masyarakat atas layanan kesehatan poli mata. Sehingga dibukanya layanan poli mata di RSNU Babat hasil kerjasama dengan RS Mata Undaan Surabaya menjadi kebanggaan dan diharapkan bisa membantu masyarakat khususnya dalam pelayanan kesehatan mata.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur, akhirnya RSNU Babat bisa mewujudkan adanya layanan poli mata setelah sekian lama sekitar dua tahunan dari rencana sebelumnya. Semoga membawa manfaat khususnya bagi masyarakat yang ada di sekitar Babat Lamongan dan sekitarnya,” tutur KH. Ma’mun Afandi.
Editor : Achmad Bisri






