LAMONGAN, BeritaSiber.com – Kapolsek Solokuro Polres Lamongan Polda Jawa Timur, AKP Joko Suprianto, SM.MM, mendampingi kunjungan Bupati Lamongan bersama rombongan Pemerintah Kabupaten Lamongan ke lokasi pembangunan baru Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di wilayah Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, pada Rabu (14/10/2026).
Kehadiran jajaran kepolisian tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memastikan rangkaian kunjungan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Kapolsek Solokuro AKP Joko Suprianto, SM.MM, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan pengamanan serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama kunjungan kepala daerah beserta rombongan berlangsung.
Menurutnya, koordinasi dengan unsur pemerintah daerah dan pihak terkait menjadi bagian penting untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai rencana, tanpa mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.
“Kami dari Polsek Solokuro berupaya memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman serta kondusif selama kunjungan Bupati Lamongan bersama rombongan Pemerintah Kabupaten Lamongan. Kami juga mengedepankan koordinasi dengan seluruh pihak terkait agar kegiatan berjalan tertib, lancar, dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar AKP Joko Suprianto.
Kunjungan Bupati Lamongan ke lokasi pembangunan TPA baru tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam meninjau perkembangan pembangunan sarana pengelolaan sampah. Keberadaan fasilitas pengelolaan sampah yang memadai diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan kebersihan, pengelolaan lingkungan, serta penanganan sampah secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, pendampingan oleh Kapolsek Solokuro merupakan bentuk dukungan kepolisian terhadap kelancaran agenda pemerintahan di wilayah hukumnya. Polri hadir untuk menjalankan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk mengantisipasi potensi gangguan yang dapat menghambat kegiatan kunjungan pejabat pemerintah.
Pengamanan dan pemantauan situasi dilakukan dengan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar serta kelancaran aktivitas masyarakat. Melalui koordinasi yang baik, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan tertib, sementara masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal.





